Jurusan di STIS Syarat Masuk dan Biaya di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik

Jurusan di STIS 2018 atau Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Jakarta adalah salah satu Sekolah Tinggi yang banyak diminati oleh banyak siswa. Khususnya siswa SMA (Sekolah Menengah Atas), baik yang masih sekolah ataupun yang telah lulus. Mereka ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu, jurusan STIS, pendaftaran STIS, syarat masuk STIS, biaya STIS akan admin bahas kali ini. Namun sebelum membahas lebih lengkap tentang jurusan di STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik). Bagi yang ingin mengetahui tentang STIN (Sekolah Tinggi Intelijen Negara) dapat mengetahuinya pada link berikut :

Baca Juga : Jurusan di STIN 2018 : Tes Masuk, Cara Pendaftaran serta Alamat Kampus Sekolah Tinggi Intelijen Negara

Jurusan di STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik)

Jurusan Di Stis 2018 Syarat Masuk Serta Biaya Kuliah Di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik
Jurusan Di Stis 2018 Syarat Masuk Serta Biaya Kuliah Di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik

Sekolah Tinggi Ilmu Statistik atau yang kerap di sapa STIS adalah salah satu perguruan tinggi kedinasan program Diploma IV yang mana dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Tentang STIS, Sekolah Tinggi Ilmu Statistik didirikan pada tahun 1958. Kampus STIS ini berada di Jl. Otto Iskandardinata No. 64C, Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia. Jurusan di STIS Jakarta (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) ada 2 (dua).

Sekolah Tinggi Ilmu Statistik didirikan pada tahun 1958.

STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) akan kembali menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 2018/2019 yang berstatus ikatan dinas sebanyak 600 mahasiswa dengan rincian sebagai berikut :

  1. Prodi Statistika Program Diploma III (sebanyak 150 mahasiswa, termasuk 10 mahasiswa untuk program afirmasi dengan rincian Provinsi Papua: 3 mahasiswa, Papua Barat: 3 mahasiswa, Maluku : 2 mahasiswa, Maluku Utara: 2 mahasiswa)
  2. Prodi Statistika Program Diploma IV (sebanyak 300 mahasiswa)
  3. Prodi Komputasi Statistik Program Diploma IV (sebanyak 150 mahasiswa)

Lulusan Program Diploma III akan diangkat sebagai calon Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan II/c dan ditugaskan sebagai ahli madya statistika di Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Lulusan Program Diploma IV akan diangkat sebagai calon Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan III/a dan ditugaskan sebagai tenaga ahli statistika/komputasi statistik di kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota di seluruh wilayah Indonesia.

Jurusan STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik)

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, jika STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) hanya memiliki 2 program studi atau jurusan. Lalu apa saja jurusan peminatan di STIS yang ada di STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) ? Berikut lengkap daftar jurusan di STIS dan akreditasi STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) :

Jurusan di STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) ada 2 (dua).

  1. Program Studi Diploma III (DIII) Statistika
  2. Program Studi Diploma IV (DIV) Statistika
  3. Program Studi Diploma IV (DIV) Komputasi Statistik

Sistem Seleksi STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik)

STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) akan menerima mahasiswa baru melalui dua jalur, yaitu Jalur Ikatan Dinas dan Jalur Tugas Belajar.

Berikut tes masuk STIS :

  • Jalur Ikatan Dinas
    Jalur Ikatan Dinas (ID) adalah jalur seleksi untuk lulusan SMA/MA. Selama masa pendidikan mahasiswa tidak dibebani biaya pendidikan dan mendapatkan tunjangan ikatan dinas sesuai peraturan yang berlaku. Lulusan Politeknik Statistika STIS jalur ikatan dinas wajib bekerja di lingkungan Badan Pusat Statistik (BPS) dan kementerian/lembaga/instansi lain di seluruh Indonesia sesuai penempatannya selama masa ikatan dinas.
    Program Afirmasi adalah program yang dikhususkan untuk putra-putri dari Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara untuk mengisi formasi pegawai Badan Pusat Statistik pada unit kerja di wilayah tersebut.
  • Jalur Tugas Belajar
    Jalur Tugas Belajar (TB) adalah jalur seleksi bagi mereka yang memiliki status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Anggota TNI/POLRI, yang telah menyelesaikan pendidikan SMA/MA dan ditugaskan oleh intansi asal untuk mengikuti pendidikan di Politeknik Statistika STIS. Ketentuan mengenai penerimaan mahasiswa baru Jalur Tugas Belajar akan diumumkan secara terpisah.

Syarat Masuk STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik)

Untuk masuk Sekolah Tinggi Ilmu Statistik ini pastinya tidak mudah dan ada syarat masuk STIS. Apa saja sih syarat masuk STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) ? Berikut persyaratan masuk STIS dan cara masuk STIS :

Persyaratan Jalur Ikatan Dinas

Untuk dapat mengikuti seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik), calon mahasiswa harus memenuhi syarat-syarat. Berikut persyaratan STIS :

  • Tes kesehatan STIS, untuk fisik, sehat jasmani dan rohani (dapat atau layak bekerja dan beraktivitas, baik di dalam ruangan maupun di lapangan), tidak buta warna, dan bebas narkoba.
  • Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID) yang telah disiapkan bagi yang dinyatakan lulus seleksi dan akan mengikuti pendidikan di Politeknik Statistika STIS;
  • Syarat pendaftaran STIS Program Diploma IV (450 mahasiswa):
    – Lulusan SMA/MA Jurusan IPA; atau
    – Siswa SMA/MA Jurusan IPA Tahun Ajaran 2017/2018 kelas XII;
    – Nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 7,00 pada rapor kelas XII semester I;
  • Program Diploma III (150 mahasiswa, termasuk 10 mahasiswa untuk program afirmasi)
    – Lulusan SMA/MA Jurusan IPA/IPS; atau
    – Siswa SMA/MA Jurusan IPA/IPS Tahun Ajaran 2017/2018 kelas XII;
    – Nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 7,00 pada rapor kelas XII semester I;Program Diploma III jurusan di STIS hanya boleh dilamar oleh calon peserta yang berdomisili pada Provinsi Papua,  Maluku,  Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Papua Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, dan Kepulauan Bangka Belitung, yang dibuktikan dengan salinan Kartu Tanda Penduduk dan ijazah SMA/MA.Khusus Program Afirmasi jurusan di STIS hanya boleh dilamar oleh putra-putri asli provinsi Papua, Maluku, Papua Barat, dan Maluku Utara, dibuktikan dengan salinan Kartu Tanda Penduduk; salinan ijazah/rapor SD, SMP/SLTP, dan SMA/MA dari wilayah tersebut; dan garis keturunan orang tua (ayah atau ibu kandung) asli wilayah tersebut dibuktikan dengan Surat Keterangan Kelurahan/Kepala Desa.
  • Setelah lulus pendidikan di STIS, peserta bersedia ditempatkan di unit kerja Badan Pusat Statistik (BPS) sesuai penempatannya di seluruh wilayah Indonesia sampai ke tingkat kabupaten/kota).
  • Umur peserta minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun, per 1 Oktober 2018.
  • Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain;
  • Peserta bersedia untuk mematuhi peraturan Politeknik Statistika STIS.
  • Belum pernah menikah dan bersedia tidak akan menikah selama mengikuti pendidikan di Politeknik Statistika STIS sampai dengan pengangkatan PNS;

Biaya Kuliah di STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik)

Jurusan Di Stis 2018 Syarat Masuk Serta Biaya Kuliah Di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Jakarta
Jurusan Di Stis 2018 Syarat Masuk Serta Biaya Kuliah Di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Jakarta

Biaya kuliah di STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) adalah Rp 0,- atau bisa dibilang GRATIS. Dan mahasiswa di STIS akan mendapatkan uang saku per bulan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun calon peserta hanya perlu membayar Rp 300.000,- untuk biaya seleksi. Biaya tersebut dapat dibayarkan melalui Bank BRI setelah calon peserta mengisi data perndaftaran secara online. Biaya yang telah dibayarkan, tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapun.

Prosedur Pembayaran Biaya Seleksi

Pembayaran dapat dilakukan melalui BRI setelah pendaftaran online. Prosedur Pembayaran dengan Bank BRI sebagai berikut:

Melalui Teller
  • Peserta datang langsung ke Bank BRI terdekat.
  • Kemudian peserta mengambil slip penyetoran
  • Setelah itu mengisi slip penyetoran (Kode Pembayaran, Nama, Jumlah Pembayaran,Tanda Tangan).
  • Kemudian, calon peserta menjelaskan kepada petugas Teller BRI:
    – Masuk ke Aplikasi Portal
    – Masuk Ke Menu Payment –> Pembayaran SPMB Online (Non IA) STIS
    – Masukan Kode Pembayaran -> OK
  • Pembayaran tidak perlu mencantumkan Nomor Rekening.
Melalui ATM BRI
  • Pembayaran melalui ATM BRI ini hanya bisa dilakukan menggunakan Kartu ATM BRI.
  • Pertama, masukkan kartu ATM BRI ke dalam mesin
  • Setelah itu, pilih bahasa -> lanjutkan
  • Masukan PIN ATM
  • Pilih Transaksi Lain -> Pembayaran Lainnya -> PENDIDIKAN
  • Masukan KODE STIS (014) diikuti 9 angka Kode Pembayaran. Contohnya kode pembayarannya adalah 189987654, masukkan 014189987654
  • Pilih -> BENAR
  • Pastikan data yang ditampilkan benar. Jika benar proses pembayaran tersebut Pilih -> YA
  • Keluar Struk Pembayaran.

Cukup sekian informasi yang dapat admin berikan, semoga bermanfaat 🙂

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.